BRANDING DAN PERIZINAN BISNIS WARALABA, PENTING!!!

foto sumber kompas.com

Di Indonesia, Bisnis Waralaba masih menjadi hal yang digemari bagi para penyuntik dana atau Investor yang ingin menambah keuntungan dalam berbisnis. Tentu saja tidak hanya Investor yang sudah profesional yang ikut berpartisipasi, Pemula dalam segment ini ikut meramaikan.

Lalu bagi Brand yang berfokus di Waralaba atau franchise, bagaimana agar bisnisnya dilirik Investor ??? Berikut kami Ulas sebuah Artikel yang bisa dijadikan penambah Wawasan dalam mengelola Brand sehingga lebih menarik.

Dilansir dari Finansialku.com dengan sumber lain yaitu Majalahfranchise.com Cara Membangun Brand Waralaba yang Menarik

  1. Ciptakan Brand yang Relevan Pernahkah Anda mendengar penetrasi brand yang gagal akibat tidak relevan? Hal ini sangat sering terjadi.

Banyak pebisnis yang melupakan kebutuhan, keinginan dan tren masa depan dari konsumen, sehingga gagal menciptakan brand yang relevan dan segar di mata masyarakat.

Padahal, dengan strategi brand yang baik, kita tahu benar apa keunggulan kita dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang tak dapat diungguli kompetitor.

Relevansi strategi brand ini akan menjadi petunjuk bagi investor untuk menginvestasikan uangnya, karena ia menyadari jenis waralaba ini akan mendatangkan uang yang tak sedikit.

Dengan demikian, penting untuk terus meng-update apa kebutuhan dan tren yang sedang “hits” di tengah masyarakat, tanpa melupakan kelebihan apa yang dapat Anda berikan dibandingkan dengan kompetitor.

Mari melihat sebuah contohnya, yakni strategi music marketing KFC yang membuatnya “mengena” di hati konsumen muda yang menjadi target pasarnya.

Waralaba yang seperti ini tentu selalu relevan dan akan menarik minat investor di manapun.

  1. Komunikasikan Perkembangannya Komunikasi korporat tentunya penting untuk dilakukan secara rutin. Misalnya saja tentang perkembangan usaha, pertumbuhan jumlah outlet dan pertumbuhan profit yang pastinya menjadi daya tarik utama bagi investor.

Anda perlu tahu, yang namanya investor selalu mencari tempat untuk melipatgandakan uangnya dengan aman dan nyaman.

Jadi, komunikasi keuangan seperti ini menjadi penting untuk menarik investor.

Tips kecil dari kami, komunikasi korporat sebaiknya dikemas dengan menarik agar investor tertarik saat menyimaknya.

  1. Pemasaran Digital Layaknya pacar atau pasangan, pendekatan sampai proses jadian itu perlu perantara.

Jika Anda tidak menghubunginya atau cuek-cuek saja, mana mungkin bisa jadian.

Serupa kasusnya dengan investor. Mendapatkan investor akan sulit jika Anda tidak melakukan apapun.

Namun sebenarnya teorinya mudah, yaitu membuat pemasaran yang berkesinambungan dan efektif agar dapat menarik para investor. Namun memang teori lebih mudah daripada praktiknya.

  1. Jangan Lupakan Personal Branding Reputasi dari pimpinan atau pemilik dari sebuah usaha menentukan 40% dari reputasi usaha yang dipimpinnya, tak terkecuali usaha waralaba.

Investor akan tertarik pada waralaba yang dipimpin oleh seorang yang profesional, prudence, sukses dalam membangun usahanya, dan mampu meyakinkan bahwa usaha waralaba yang dipimpinnya akan membawa keuntungan.

Jadi, di sinilah pentingnya branding, Anda harus memiliki kelebihan daripada pesaing yang menjadikan brand Anda berbeda dari yang lain.

Bukan hanya company branding, namun juga personal branding yang menunjukan reliabilitas pemilik usaha dan sumber daya manusianya.

  1. Menjaga Hubungan dengan Wartawan / Media
  2. Membangun Media Sendiri
  3. Berbagi Informasi Investasi
  4. Terus Mengumpulkan Informasi

Selain Delapan Poin diatas, Jangan lupakan terkait Kelengkapan Dokumen Perizinan Bisnis yang memang harus dimiliki, karena Bisnis yang dibangun haruslah sesuai dengan Regulasi agar Tepercaya, Aman dan Menenangkan.

Abhaya.co.id (ZF)